Kenapa Semua Pada Naik Sih??

[![](https://i0.wp.com/3.bp.blogspot.com/_ft2guLgJppw/TSSanUnjb1I/AAAAAAAAAgs/shVZcL7f06E/s320/cabe.jpg?w=780)](https://i1.wp.com/3.bp.blogspot.com/_ft2guLgJppw/TSSanUnjb1I/AAAAAAAAAgs/shVZcL7f06E/s1600/cabe.jpg)
gambar dipinjam dari [sini](http://www.blogger.com/kelas6abatanindah.blogspot.com)
“Hari ini semua harga-harga naik”, begitulah celetukan di sebuah kantor pegawai negri sipil di bilangan Kemayoran Jakarta Pusat (maksudnya “kantor saya”, #bahasainfotainment banget dah elu ciit)..
Celetukan ini hadir ketika sedang terjadi adegan makan siang diselingi dengan tontonan berita di Tvsatu. Bagaimana tidak, rentetan beritanya berendengan, mulai dari riuh rendahnya berita harga cabe yang ampun-ampunan, BBM yang sudah kita ketahui sendiri harganya emang udah mau naik, terus emas yang harganya berapaan tuh ya…400ribuan kali yak, terus rokok yang karena cukainya naik maka naik jugalah harganya.
Berbagai macam reaksi dari masyarakat (#tsaah) mengenai fenomena ini. Di kantor saya, dan juga di twitter.
“ini pasti karena remunerasi pegawai negri bocor ke masyarakat”, begitulah celetukan lanjutan dari teman kantor yang tadi. Yah namanya juga pegawe, parno aja sama harga-harga kebutuhan. Padahal remunerasi kagak pake bocor-bocor lah, emang dikasih tau terbuka sama pemerintah. Emangnya remunerasi diinfoin secara rahasia, kaya’ wikileaks itu?? 😀
Kalo harga emas naik, salah satu teman malah girang, kayanya dia punya emas banyak deh.. kirim tuyul ke rumahnya aaaah… *eh.
Kalo saya sih mikirnya, kenapa dia gak tunggu terus sampe harga emas sejutaan gitu misalnya. siapa tau harganya naik terus sampe gak turun-turun lagi #ngimpi. Tapi cenderung harga emas ini gak terlalu bikin dunia persilatan gonjang ganjing, yahh mungkin karena mayoritas orang-orang memang tidak berinvestasi melalui emas.
Nah kalo masalah harga rokok yang bakal naik, ini sepertinya banyak pro dan kontra. yang pro tentu saja para penggiat-penggiat anti merokok, yang sangat setuju kalo rokok dimusnahkan dari dunia *ngikik*, serta para pengecam para perokok-perokok aktif yang “katanya” membuat para perokok pasif sengsara. Dan yang kontra tentu saja semua para pengisapnya, yang mulutnya gak bakal enak kalo abis makan gak ngerokok, yang katanya kalo gak ngerokok gak ganteng dan para penentang teori tentang perokok pasif (lirik [ichanx](http://blog.ichanx.net/)). etapi belum tentu kontra juga, siapa tau duitnya pada banyak, jadi ya gak masalah kalo harganya naik 😀

Nah kalo BBM yang naik?? ah males ngebahasnya. udah sempat bikin dunia seindonesia heboh juga kan. kalo pemerintah maunya begitu , ya susah ya cyiiinn..

Yang sangat menarik tentu saja adalah..jeng..jeng..jeng..jeeengg… HARGA CABE NAIK!!! Lebih kurang sudah 100 ribu sekilo.
Walopun emak di kampung belum sms laporan bahwa rendang diperkirakan kualitas rasanya menurun (#bahasainfotanment lagi daah), tapi saya yakin barang sedikit adalah bikin beliau risau dengan kenaikan ini.
Berapakah cost dari rumah makan padang akan meningkat? Apakah Sumatera Barat akan mengganti dendeng baladonya dengan dendeng bakecap, ataukah masakan itik cabe ijonya akan berubah jadi itik pandan biar tetep ijo krik krik.
Jangankan cuma orang minang yang terkenal suka pedes, sunda, jawa, madura..semua tergantung dengan cabe, pun makasar manado, serta hampir 100 persen indonesia sangat menyukainya. Jadilah harga cabe yang naik ini menjadi topik yang hangat diperbincangan belakangan ini, termasuk di dunia twitter juga tentunya.
Maka tak heranlah bahwa hampir semua warga indonesia sangat menginginkan harga cabe akan turun, selain bahwa Nurdin Halid harus turun juga tentunya.. #teteup

Demikian racauan hari ini.. semoga kita semua tetap berbahagia dengan semua kenaikan ini. SALAM SUPERRR!! #paketopengmarioteguh