Pameran Puspa Pesona Wastra yang Memang Mempesona

Kain-kain asli indonesia itu cantik-cantik dan anggun-anggun. tapi… apaa sodaraaa-sodaraaa? Mahal! Iyak, mahal.
Saya punya songket minang, eh itu punya ibu saya ding, entah berapa dia belinya. Apalagi katanya songket yang beneran ditenun pakai benang emas, bisa gadai-gadang motor kali belinya. Selain Songket minang kita juga kenal songket-songket yang lain, Songket palembang tentunya yang paling terkenal. Kata teman saya +Dita Firdiana Songket Lampung punya range harga dari yang relatif murah sampai yang mahal banget jadi lebih bisa dipromosikan dan lebih luas pasarnya.
Batik juga tergolong mahal, batik tulis ya maksudnya, batik yang dibikin pakai canting itu. Kalau kain motif batik sih banyak, tapi katanya itu “motif”nya doang. (CMIIW). Batik yang bener itu biasanya bisa diliat dari harganya. :p
Kemaren beruntung sekali berkesempatan liat pameran kain di Museum Nasional. Gak bisa beli kainnya, nontonin doang gapapa kali ya. Nama pamerannya Pameran Puspa Pesona Wastra Tokoh Perempuan Indonesia. Ngeliat kain-kain koleksi bekas punyanya tokoh-tokoh perempuan Indonesia. Dan koleksi para kolektor kain Indonesia lainnya gitu.
Maaf kalau fotonya agak banyak, karna pameran ya jadinya pamer-pamer foto :p

Ruang Pameran
Koleksi Ida Irfan, ada kain-kain bekas kepunyaannya Ibuk Rohana Kudus, yaitu baju kurung yang 2 itu dan selendangnya yang berwarna hitam. Udah belel kayaknya, jadi rendanya ada yg copot. Selain tentu saja koleksi Ibu Ida Irfan yang lain yang kebanyakan batik.
Koleksi bekas kepunyaan Cut Nyak Dien, tapi ini lupa koleksi siapa :p Terdiri dari kain Tenun dan Bordir Aceh. Cuma memang ya, kain bordir sih semakin banyak bordirnya mau gak mau semakin mengkerut.


Koleksi Sri Sintasari Iskandar, adalah koleksi kain yang pernah dipakai RA Kartini

Fotonya kurang bagus ya? Iya. Ah terima ajalah ya *ditoyor*. itu kainnya sampai dikacain, takut rusak barangkali. Seneng juga pernah liat kain pahlawan perempuan yang satu ini.
Koleksi Thomas Sigar, Bekas Kepunyaan Walanda Maramis, ah saya suka sekali 2 baju kebaya ini, cantik sekali. Berwarna putih gading dengan renda yang cantik dan potongan badan yang bagus. Pengen punyaaaa…. Ada beberapa kain juga sih tapi ya gak kepoto ternyata #selftoyor.
Koleksi Lasmindjah Hardi, Ah ini kainnya cantik-cantik, berwarna-warni. Ada kain warna kuning yang digelar di lantai punya motif bunga berwarna pink. Kain merahnya juga bagus (maklum suka merah) dan batik coklat itu, aduh…
Batik Bekas kepunyaan Dewi Sartika, tapi saya gak tau ini koleksi siapa. Motif batik yang klasik. Saya suka motif parang gitu. Parang itu asli Jogja kan ya?
Ada beberapa koleksi dari kepunyaan beberapa Tokoh Perempuan Indonesia yang lain, tapi gak usahlah semua diliatin juga, hehehe.
Oke, mari liat kain-kain yang lain yang gak kalah bagus. Kumpulan kolektor yang lain. Oke punya deh pokokmen. Ini adalah Kain khas Aceh. Bordir berwarna dasar hitam dengan benang berwarna-warni. Dominannya merah dan kuning.
Bordir Aceh

Nah, saya agak lama melihat baju ini. Ini adalah baju Laki-laki Sumatera Barat, iya saya tau ini model Guntiang Cino, tapi saya gak tahu kalau ada yang bahan tenun gini. Karena yang sering saya lihat adalah berbahan katun dan biasanya berwarna putih. Dan ternyata ini baju untuk penganten pria, ah ini saya baru tau. Saya pikir baju penganten pria cuma yang dari beludru bersulam manik emas gitu…  #OrangMinangGagal

Ini Kain Basurek. Basurek artinya ada tulisan arabnya biasanya. Coba pandangi lebih dekat, keliatan deh. Kain ini ketemunya di Sumatera, terutama Sumbar dan jambi. *manggut-manggut*
Ini kain batik Lasem, Jawa Tengah. Bahan katun dan batik tulis. Chakhep!
Berbagai batik dari berbagai daerah
Ini Baju kurung asli Sumatera Selatan, cantik ya. Ini sulamannya full seluruh permukaan kain.  Favorit saya ini sih. Terlihat elegan dan megah untuk baju kurung.
Juga songket palembang yang elegan itu
Ini songket Sumatera Barat. Benang emasnya sangat rapat. Susah makenya ini mah :p
Uis Nipes, ini adalah kain Sumatera Utara. Katanya ini berusia lebih dari 100 tahun. Yang ini dipakai istri raja. Biasanya yang kualitas seperti ini dipakai bangsawan Karo.
Uis Nipes
Ahh..masih banyak lah koleksi lain yang diperlihatkan di pameran ini. Ada berbagai macam batik banyak daerah (Papua yang saya gak liat), tenun-tenun yang cantik dengan jenis yang berbeda-beda dengan berbagai fungsinya. Misalnya kain untuk selendang, tutup talam, tutup pelaminan atau untuk gendongan bayi. Menyenangkan sekali sih mengunjungi pameran ini, nambah sedikit pengetahuan lah tentang Indonesia. #tsaaah. Dikit sih, dari sekian banyak…
Ntar kalau ada pameran serupa, bakal ingat-ingat untuk mengunjungi lagi…
Selamat Kamis Sore
Horeeee besok Jumat… O/

6 Comments

  1. ya ampun bagus2 banget… pernah nemenin temen nyari songket ke pasar baru buat nikahannya. pas lihat-lihat dan tahu harganya berasa mau pingsan aja rasanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *