Penasaran

Kemaren Kamis saya berencana pulang agak lebih cepat daripada jadwal finger print kantor, alasannya…gak jelas. Pengen aja gitu.

Tetapi tiba-tiba tidak jadi. Gara-gara satu orang teman kantor menganalisa kepribadian orang lain. “Mas Anu itu orangnya pragmatis melankolis.., kalau Mbak Itu orangnya apalah…apalah…”. Trus, saya yang tadi udah nyantolin tas di pundak, duduk lagi, gak jadi pulang cepat.

Jadilah satu-dua orang kolega ini saling membahas kepribadian orang lain dan juga termasuk kepribadian mereka sendiri. Saya yang penasaran cuma mendengarkan sambil duduk dan menopang dagu. Eh, sambil gugling di hape tentang jenis kepribadian yang mereka bicarakan ini. Untuk memastikan saya tidak salah dengan pengertiannya, crosscheck dengan pengetahuan saya.

Ketika akhirnya keluar juga omongan tentang saya. Aha. Ini dia.

Sebenarnya saya bukan penasaran tentang analisa kepribadian saya sendiri -karena tentunya saya lebih tau dari orang lain- tapi terlebih karena ingin tau sejauh apa orang lain berpikir tau tentang diri saya.

Sejauh ini….saya senyumin aja.

Btw, ketika saya beneran mau pulang, hujan turun deras sekali. Yaelaaaah, tambah telat nyampe rumah.