Hilma's notes

Toaster

“jadi toast bisa? Kalau bisa nanti kita beli toaster” ...

:')

...

Tentang Undangan (Jilid 2)

Akhirnya sehari sebelum waktu yang dijanjikan, undangan yang dipesan sudah selesai, begitu kata bapak percetakannya melalui telpon ke ipul. Jadi kita udah boleh ngambil ke sana. Wah, jadi deg-degan. Mengenai undangan ini emang bikin agak cemas gitu memikirkan hasilnya. Yang saya takutkan misalnya kertasnya gak sesuai keinginan atau ngelipatnya gak presisi atau warna taunya beda sesudah memakai cetakan punya dia, hal-hal seperti itulah pokoknya yang membuat kepikiran. Tapi akhirnya saya bisa merasa lega setelah melihat hasilnya....

The Tuxedo

Nah, sekarang saatnya ipul bikin jas, memang urusan jas adalah urusan paling gampang dari semua tetek bengek nikahan ini. Udahlah urusan paling gampang karna yang namanya jas kan gak seribet kebaya ya, trus dapat tempat bikinnya juga yang paling praktis. Ini juga dapat referensi dari internet. Nemu tempatnya http://busana-pria.com/ yang adanya di Metro Pasar Baru. Sesampainya kita di Pasar Baru langsung disambut mas-mas tailornya. Tempatnya dipenuhi kain buat bahan pria pada umumnya, walaupun ada juga beberapa gelondong bahan kain perempuan....

Souvenir dan Ekspedisinya

Inilah sebenarnya souvenir kepengenan saya…Sesudah kemungkinan bahwa membuat souvenir sendiri seperti yang diidam-idamkan bakal gak mungkin terwujud karna diburu waktu. Iya, membikin souvenir sendiri itu kepengen banget. Awalnya berniat ngasih sovenir kopi, rencananya mau bikin atau pesan kantung goni serut kecil terus diisi biji kopi atau kopi bubuk. Maksudnya biar sesuai dengan saya yang memang hobinya ngopi, biar terasa personal gitu. tinggal di luar kantongnya dikasih tulisan dengan quote yang sesuai....

Tentang Undangan

UNDANGAAAAN!! JENG JENG JEEEENG………. Inilah makhluk yang paling banyak saya cari referensinya dan bikin saya galau. Undangan itu terdiri dari banyak komponen yaitu desainnya, kemudiannya mikirin tempat bikinnya, kemudian kontennya, kemudian lama waktu bikinnya daaaaan tentang pitih-pitihnya. *insert vomit emoticon here. Awalnya tentu saja saya mikir desain dulu, karena undangan itu kayak semacam menggambarkan personality si pengundang, jadi saya maunya undangan dengan desain yang gak sembarangan. Untuk mempermudah tentu saja saya browsing-browsing juga tempat yang bisa bikin sesuai yang dipengen....

Kamu Mau Cincin Kayak Apa?

Quotenya… bengong Basically saya suka warna silver daripada warna gold, makanya saya itu dari dulu selalu kepengenan kalau menikah maunya pakai cincin perak. Naaah ketika keinginan itu sudah hampir bisa terwujud (amin), dan udah saatnya ngomongin cincin, saya bilanglah sama ipul tentang hal dimaksud. Ipul sih mau-mau aja, asiiik. Cuma ternyata kalau dipikir-pikir lagi mending pakai emas tapi yang emas putih aja, karna kualitas perak kan pada gak ngerti juga ya, apalagi cincin kawin di sini kan biasanya dibuat dari emas....

KUA

Urusan KUA udah beres cit? Yang KUA sini udaaaah, yang di kampung belum sih. Tapi mas calon mempelai prianya belum sama sekali. Lha wong baru pulang kampung ke Tuban akhir minggu ini :p Gimana ceritanya? jadi ya, kemaren itu bolos kantor buat seharian ngurusin urusan numpang nikah di KUA kecamatan pancoran, secara KTP saya kan memang di sana. Walaupun bapak pas ditelpon bilang kalau saya masih ada tertulis di KK di kampung, tapi harus sesuai KTP tohyaaa?...

Bring Me the Night - Sam Tsui & Kina Grannis

Waktu itu lagi dinas di Bali. trus disuruh denger lagu ini pas lagi chat malam-malam menjelang tidur. ah kadang dia emang soo sweet. Kadang.. :)))...

Update!

Beberapa hal sudah dibereskan. Walaupun masih banyak yang belum. begini listnya: Tenda dan Pelaminan serta Katering akhirnya disewa di satu tempat saja biar urusannya gampang. Keluarga udah survey, tinggal nyari dealnya aja. Undangan. desain : ok, tempat bikin : belum, list undangan : belum Kebaya. Kain : oke. tempat jahit : oke (dita), desain : in progress Jas. Kain : oke, tempat jahit : oke, desain : in progress Urusan KUA : belum Souvenir....