Ketika Tiga Orang Berbaju Garis-garis Piknik ke Kebun Raya

entah judul apa itu………

Hore Piknik! Mari kita denger lagu ini dulu, kalau sempat :

*Kalau ke Bogor haruslah ke Kebun Raya Bogor, Iya. Itu kalau kamu gak punya planing kemana-mana sih. *

Lah ngapain ke Bogor gak punya planing? Selo…

Inilah 3 orang selo gak tau mau ngapain di Bogor, piknik ke Kebun Raya aja. Dengan berjalan kaki dari hotel tempat kita nginap yang memang berada di sebelah Kebun Raya. Kita masuk di pintu 3, pintu akses terdekat. Emaknya ngotot pakai baju seragam dikarenakan alay udah beli baju itu dari kapan tau tapi belum sempat dipakai juga, sedangkan bapaknya manut-manut aja, apalagi anaknya.

Beberapa tahun lalu saya pernah ke Kebun Raya Bogor tapi bareng rombongan yang udah punya agenda acara, jadi saya gak sempat mengeksplore sendiri. Bisa dikata ini kali pertama saya berkelana ke Kebun Raya deh.

Dengan membayar sebesar Rp 15.000 per orang (dan merupakan harga terusan, jadi kalau masuk arena apa saja di dalam udah gak bayar)  yang kami bayar cuma 2 karna bayi gak dihitung, kita pun masuk dengan kegiatan pertama membeli es krim dung-dung #penting. Karena ceritanya bertualang, tentu kami perlu melihat peta kawasan dulu, Ahaa ada museum zoologi. Baiklah, kesana aja secara anak bocah suka liat binantang.

Ini dia yang pertama kali kita temukan di museum ini, rangka ikan Paus. Gede Amiiiiiiiirrrr…..

20160327_104421

Masuk ke dalam akhirnya ketemu binatang-binatang yang diawetkan. Pertama kali ditemui adalah diorama burung. Karena Hisham suka burung, dia cukup antusias dengan tempat ini, Alhamdulillah emaknya juga ikut senang. Jenis burungnya cukup banyak, tapi saya malah kurang tertarik mengamatinya, maklum sambil gendong jadi rada gak fokus.

20160327_105023

20160327_105522

20160327_105651

Selain koleksi burung juga ada kupu-kupu, serangga, binatang melata dan mamalia. Hal-hal yang saya perhatikan di sini

  • Museum memakai bangunan tua jaman dulu. Kalau dilihat sekilas seperti bangunan rumah bangsawan Hindia Belanda. :p
  • Pintu masuk yang kurang menarik. Kalau baru datang pertama kali saya pikir pintu masuk adalah dari area kerangka ikan paus, ternyata malah di sebelahnya.
  • Penerangan tidak memadai. Kenapa museum di Indonesia gak ada yang terang dan berseri-seri sih (_ _”)
  • Tapi gedungnya bersih dan resik.
  • Box displaynya harusnya bisa dibikin lebih terang, jadi keren gitu pasti efek pencahayaannya. Kalaupun memang ruangan dibikin gelap, kayaknya efek ini akan membantu.
  • Rada pengap, perlu diatur sirkulasi udara yang lebih oke. Pasang AC gak bisa ya? :p
  • Pada diorama burung, burungnya jadi kurang kelihatan karena burungnya banyak yang sewarna dengan tempat bertenggernya. Bisa disiasati pakai trik apa gitu?
  • Familynya kurang banyak walaupun spesiesnya cukup banyak.
  • Kalau ada suara hewan pendukung gitu pasti akan lebih menarik minat anak-anak untuk mengamatinya.
  • Gak terlalu rame jadi nyaman berjalan-jalan.

Sudahlah segitu dulu ke museum zoologinya, nanti kalau Hisham udah bisa jalan mungkin ke sana lagi sambil lari-lari.

Akhirnya kami lanjutkan perjalanan di kebun raya, sekalian mencari pintu keluar XD Yaelah udah mau keluar aja?

Kebun raya ini memanglah sangat luas, untung saya membawa stroller. Tapi toh stroller juga tak mampu mengatasi panas yang lumayan terik. Kita jadi agak gosong. Untungnya banyak pepohonan yang hijau dan rindang, paling gak pandangan mata lebih adem.

851333290_142385Saking luasnya, mengitari sebagian kecil kebun raya udah capek aja. Tapi kita sempat beristirahat dulu di area danau, menikmati suara air dan pemandangannya. Tempat ini cendrung rame karena biasanya di sini para pelancong menggelar tikar dan menikmati bekal makanan. Tempat yang enak buat main sama anak-anak karena berumput dan rindang. Juga tersedia bangku-bangku beton di sekeliling danau. Di sini juga ada penjual makanan siapa tau kamu gak sempat bawa bekal.

851331638_142869

20160327_112519

Danau bertempatan dengan pintu utama, jadi kami memilih menyudahi acara sesudah dari area ini. Kita keluar di pintu ini, dan memutuskan naik delman istimewa-karena-mahal dan tidak duduk di muka karena abang kusirnya ada dua dan dua-duanya duduk di muka.

851302813_21961

Dan, ternyata jalan sekitar kebun raya ini macet ya. Menuju hotel yang padahal cuma muter kebun aja bisa setengah jam sendiri. Ampun DJ!

Sekian laporan dari piknik di Kebun Raya Bogor, kalau ada yang mau tanya-tanya silahkan di kolom komentar ya. Muaaaah!