Desain Fancy dan Kids Friendly

Waaah udah lama gak ngeblog. Padahal lagi cuti guede yang secara teori harusnya banyak waktu selo, tapi kenyataannya dashboard blog malah gak keintip gini. Nah, karena cuti dan sering jalan-jalan jadi pengen review hotel aja. Siapa tau bisa jadi referensi buat yang mau nyari tempat nginep.

Lagi-lagi saya dan keluarga kecil ini jalan-jalan ke Bali. Apaaa? Bali? menstrim abis ya :)) Alasannya? pengen nyobain bawa anak bocah main ke pantai , pengen liat apa dia cocok liburan kayak gini. Sebenarnya saya penasaran aja, seberapa fun sih anak balita ini main air dan pasir, yang dari hasil pengamatan ini ternyata gak se-happy jalan-jalan ke kebun binatang atau akuarium raksasa.

Seperti biasa sebelum vakansi itu pasti sibuk nyari hotel. Akhirnya suami yang menemukan hotel ini secara online dan saya langsung tertarik karena yang diusung adalah room-nya yang tematik. Nama hotelnya Berry Glee, posisinya di Jalan Raya Kuta. Bukan di pinggir pantai kuta ya, jadi jangan terlalu berharap kalau keluar hotel langsung nemu pantai. img_20160918_111706

Begitu masuk lobby-nya kita langsung ketemu suasana colorful dan pop. Lobby terbuka dengan banyak sofa warna-warni aneka jenis. Juga langsung ngelihat kolam renang yang entah karena hotelnya sepi, jadi posisinya di depan gitu oke-oke aja. Walaupun kita datang sebelum jam 14.00 dan belum bisa check-in, tetap enjoy aja menikmati empuknya sofa di lobby ini.

Beginilah penampakan kamarnya. Maafkan hasil kamera yang kurang oke XD

img_20160918_112445 img_20160918_112451 img_20160918_112548

Mungkin karena menekankan “fun” pada hotel ini maka ketika check-in juga dikasih free karaoke 30 menit yang sayangnya gak kita cobain. Mengingat anak bocah masih terlalu kecil buat menikmati suasana ruang karaoke. tempat karaoke ini dinamakan Funpods, untuk karaoke dan lounge. Disewakan untuk umum sih sepertinya.

Sebenarnya kamar yang disediakan masih standar-standar aja sesuai kelas hotelnya. Bagusnya di sini ada hair dryer dan sofa yang cukup nyaman seukuran single bed yang bisa dipake buat tiduran. Kamarnya gak kecil-kecil-amat-ampe-susah-muter-badan seperti kebanyakan hotel yang menjamur sekarang. Dengan lantai karpet yang hangat jadi enak aja buat nyeker, gak perlu pakai sandal kamar. Anak bayi juga lebih fun main di lantai. Saya juga suka dengan wastafel kamar mandi dari beton jadi memang sekalian dicetak jadi meja kamar mandi, di-finishing dengan cat minyak warna putih yang lumayan oke. handuknya juga bagus dan empuk. Kekurangannya adalah….ada bagian pelapis ubin dinding kamar mandi yang copot. Ganti aja keleus. Juga view kamar saya yang kurang oke. Karena berada di pemukiman dan pertokoan, jadinya ya gitu deh.

Yang paling menyenangkan buat kita adalah playground dan kolam renang. Hisham paling gak tahan liat ginian, pasti langsung pengen main. Posisinya ada di bawah restoran dan di sebelah kolam renang. Playgroundnya sih imut-imut aja, cuma terdiri dari satu perosotan, mobil-mobilan dan beberapa see saw doang. Tapi itu udah cukup buat anak bocah ini happy sampai susah diajak berhenti. Biasanya abis sarapan kita langsung main ke sini.

Kolam renang juga lumayan oke.  Tidak besar sih tapi cukup enak dibuat berenang terutama dengan bayi. Dan di sini ada 2 jenis kolam, satu lagi kolam kecil buat anak-anak biar bisa main di air cetek. Airnya juga terlihat lebih bersih dan segar. Apa karena sepi ya? Fasilitas kolamnya juga bagus, ada handuk yang banyak dan besar.

Di pinggir kolam renang ada foosball, siapa tau ada yang minat main ginian. Bisa sambil ngebir…eh ngejus kali karena ada bar juga di sebelahnya 😀

img_20160918_171022

Bagaimana dengan restoran dan menu breakfast? Seperti biasa, ini review yang penting buat saya, muehehe. Kesan pertama dari restorannya adalah desainnya yang cukup oke. Area yang luas dan tematik pula. Ada meja kursi standar resoran, juga ada meja dengan sofa bernuansa homy dan malah ada sofa gede semacam sofa bed yang berada di depan tv yang langsung kita dudukin karena bisa nonton Disney Junior sambil makan.

img_20160919_080028

Menunya so-so, ada eggs station, salad corner, dan aneka cemilan. Juga ada buffet seperti biasa. Sayangnya kali ini saya gak nemu menu favorit sarapan saya, sosis dan kentang (yaelah standar amat). Tapi varian yang gak saya temukan di menu breakfast hotel lain malah ada seperti terong balado gitu.

Nah, mengenai kamar tematik yang saya bicarakan di awal, ternyata itu beda dengan kamar pesanan saya. Dan tentu saja lebih mahal… bhihik. Langsung aja kunjungi websitenya untuk kamar yang saya maksud, siapa tau tertarik.

Sekian dulu reviewnya ya, bhubuuuyy. Sampai ketemu di nginap-di-hotel-mana-lagi-? berikutnya….