Cobalah Berjalan-jalan di Jakarta

Kalau punya waktu gak sampai sehari trus males ke mall, apa yang bisa kamu lakukan di Jakarta?

Ini pernah saya alami ketika weekend kemaren-kemaren awalnya berencana jalan-jalan dari pagi tapi karena aura pagi yang gelendotable banget (((gelendotable))), saya baru keluar rumah jam 12 siang. Tapi tetep aja mau jalan-jalan ke udara luar walau udah sesiang itu. Apa yang saya lakukan?

Memandangi langit di Taman Situ Lembang.

Sudah sering diiming-imingi suami buat ngajak kencan ke taman lembang akhirnya terwujud juga. Untung cuaca lumayan cerah jadinya bisa menikmati taman ini dengan leluasa. Taman Lembang memang tidak terlalu besar, tapi punya danau kecil di tengahnya yang  membuat taman ini gak kalah menarik dari Taman Suropati di dekatnya. Walaupun gak ada wifi kenceng seperti yang ada di Taman Suropati dan luasannya relatif kecil, tapi mengunjungi taman dengan suasana baru bikin senang aja.

Banyak orang memancing di situ ini. Dengan semenanjung-semenanjung kecil yang dibikin setengah lingkaran (yang saya gak tau gunanya apa) dipakai para pemancing buat nongkrong menunggu hasil tangkapannya. Tau gitu bawa kail sendiri deh ya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA


Continue reading »

Pecah di Goethe

Sudah lama tidak ke Goethe Haus menonton pertunjukan kebudayaan di sana. Nah kebetulan kemaren ada waktu sepulang kantor untuk menonton konser dari Amadeus School Music Jakarta. Sudah beberapa kali saya menonton Konser Amadeus di Goethe dan tidak pernah mengecewakan. Judul konsernya Brass and String dengan penampil New Acapella Amadeus and Amadeus Brass.

12400125-STANDARD

Awal pertunjukan disuguhkan suguhan biola dari New Acapella Amadeus, mengesankan. Biola never failed me (halah). Musiknya disuguhkan secara bersama-sama, maupun kuartet dengan pengiring dan solo dengan pengiring. Keren pokoknya. Musik yang dibawakan juga musik-musik yang udah dikenal kepunyaan komposer ternama jadi memang familiar.

Banyak aransemen dibawakan dengan sempurna. Saya gak habis pikir kenapa dawai…eh senar bisa mengeluarkan nada-nada indah begitu. (((DAWAI)))

IMG_20140320_194911 (1)

Amadeus juga menampilkan grup alat musik tiupnya yaitu Amadeus Brass. Ini sudah yang kedua kali saya nonton Amadeus Brass, karena awal dibentuk dulu Amadeus melakukan pertunjukan pertama juga dilakukan di Goethe juga dan saya berkesempatan menontonnya. Saya pernah nulis di sini

IMG_20140320_204950

Sekarang Amadeus brass lebih banyak personil dan jenis alat musiknya. Semakin berkelas kelihatannya. Mereka juga menambahkan perkusi dalam musiknya.

Di penutup konser New Acapella Amadeus dan Amadeus Brass melakukan pertunjukkan bersama-sama dengan mengaransemen lagu tema James Bond. Pecaaaaaah. Sayangnya saya gak bawa kamera yang proper buat mengabadikannya 🙁

Bravo Amadeus, semoga tambah keren aja dengan pertunjukan dan murid-murid berbakatnya. Terimakasih Goethe Haus yang selalu menyuguhkan musik bermutu…..dan gratis. Sebagai “kelas menengah ngehe” saya merasa terbekati, hahaha. Saya nantikan konser selanjutnya.

Selamat Jumat \o/

Padusi

“Padusi”, dalam bahasa Minang berarti “Perempuan” atau panggilan lain untuk “Istri” juga bisa. Dan sebagaimana diketahui kalau adat minang yang Matriakad membuat garis keturunan ditarik dari garis Padusi #sekilasinfo :p

Beberapa waktu yang lalu beruntungnya saya ketika akhirnya bisa menonton yang namanya Teater Padusi yang tiket masuknya dikasih oleh Wenny *kecup kecup*, dimana tentu saja saya menonton Teater ini dengan penuh antusias. Terutama karena latar belakang budaya Minangnya. Karena baru kali ini saya menonton pertunjukan Minang di event lumayan besar seperti persembahan dari Djarum ini.

Ine Febriyanti dan Jajang c Noor
eh ada aralle

Bagaimana kesannya? Bagus! Senang sekali bisa melihat tarian minang yang rancak bana itu, gerakannya yang tangkas dan gesit. Saya sukaaaa…… Tepuk tangan yang riuh untuk sutradara, penulis dan kareografernya. Juga terutama musik pengiringnya, yang bikin saya jadi kangen pulang.

pelaminan minang, ceritanya
Tariannya

Cerita dari teater ini adalah merupakan medley dari cerita yang sudah ada di Sumbar sendiri, dan disajikan beserta tarian-tarian. Dengan pemain-pemain yang sudah biasa bermain di teater-teater yang sudah ada. Yah walaupun eksekusi di akhir agak kurang memuaskan saya secara pribadi, namun terlepas dari itu acara keseluruhannya bagus dan indah… Inti dari cerita sendiri sih tentang kekuatan seorang perempuan, gitu-gitu deh.
Mudah-mudahan ada lagi seniman Indonesia bikin acara seperti ini, dan saya bisa nonton gratis lagi.

Sutradara, Penulis dan Penampil

Selamat Menari  🙂

Pameran Puspa Pesona Wastra yang Memang Mempesona

Kain-kain asli indonesia itu cantik-cantik dan anggun-anggun. tapi… apaa sodaraaa-sodaraaa? Mahal! Iyak, mahal.
Saya punya songket minang, eh itu punya ibu saya ding, entah berapa dia belinya. Apalagi katanya songket yang beneran ditenun pakai benang emas, bisa gadai-gadang motor kali belinya. Selain Songket minang kita juga kenal songket-songket yang lain, Songket palembang tentunya yang paling terkenal. Kata teman saya +Dita Firdiana Songket Lampung punya range harga dari yang relatif murah sampai yang mahal banget jadi lebih bisa dipromosikan dan lebih luas pasarnya.
Batik juga tergolong mahal, batik tulis ya maksudnya, batik yang dibikin pakai canting itu. Kalau kain motif batik sih banyak, tapi katanya itu “motif”nya doang. (CMIIW). Batik yang bener itu biasanya bisa diliat dari harganya. :p
Kemaren beruntung sekali berkesempatan liat pameran kain di Museum Nasional. Gak bisa beli kainnya, nontonin doang gapapa kali ya. Nama pamerannya Pameran Puspa Pesona Wastra Tokoh Perempuan Indonesia. Ngeliat kain-kain koleksi bekas punyanya tokoh-tokoh perempuan Indonesia. Dan koleksi para kolektor kain Indonesia lainnya gitu.
Maaf kalau fotonya agak banyak, karna pameran ya jadinya pamer-pamer foto :p

Ruang Pameran
Koleksi Ida Irfan, ada kain-kain bekas kepunyaannya Ibuk Rohana Kudus, yaitu baju kurung yang 2 itu dan selendangnya yang berwarna hitam. Udah belel kayaknya, jadi rendanya ada yg copot. Selain tentu saja koleksi Ibu Ida Irfan yang lain yang kebanyakan batik.
Koleksi bekas kepunyaan Cut Nyak Dien, tapi ini lupa koleksi siapa :p Terdiri dari kain Tenun dan Bordir Aceh. Cuma memang ya, kain bordir sih semakin banyak bordirnya mau gak mau semakin mengkerut.


Koleksi Sri Sintasari Iskandar, adalah koleksi kain yang pernah dipakai RA Kartini

Fotonya kurang bagus ya? Iya. Ah terima ajalah ya *ditoyor*. itu kainnya sampai dikacain, takut rusak barangkali. Seneng juga pernah liat kain pahlawan perempuan yang satu ini.
Koleksi Thomas Sigar, Bekas Kepunyaan Walanda Maramis, ah saya suka sekali 2 baju kebaya ini, cantik sekali. Berwarna putih gading dengan renda yang cantik dan potongan badan yang bagus. Pengen punyaaaa…. Ada beberapa kain juga sih tapi ya gak kepoto ternyata #selftoyor.
Koleksi Lasmindjah Hardi, Ah ini kainnya cantik-cantik, berwarna-warni. Ada kain warna kuning yang digelar di lantai punya motif bunga berwarna pink. Kain merahnya juga bagus (maklum suka merah) dan batik coklat itu, aduh…
Batik Bekas kepunyaan Dewi Sartika, tapi saya gak tau ini koleksi siapa. Motif batik yang klasik. Saya suka motif parang gitu. Parang itu asli Jogja kan ya?
Ada beberapa koleksi dari kepunyaan beberapa Tokoh Perempuan Indonesia yang lain, tapi gak usahlah semua diliatin juga, hehehe.
Oke, mari liat kain-kain yang lain yang gak kalah bagus. Kumpulan kolektor yang lain. Oke punya deh pokokmen. Ini adalah Kain khas Aceh. Bordir berwarna dasar hitam dengan benang berwarna-warni. Dominannya merah dan kuning.
Bordir Aceh

Nah, saya agak lama melihat baju ini. Ini adalah baju Laki-laki Sumatera Barat, iya saya tau ini model Guntiang Cino, tapi saya gak tahu kalau ada yang bahan tenun gini. Karena yang sering saya lihat adalah berbahan katun dan biasanya berwarna putih. Dan ternyata ini baju untuk penganten pria, ah ini saya baru tau. Saya pikir baju penganten pria cuma yang dari beludru bersulam manik emas gitu…  #OrangMinangGagal

Ini Kain Basurek. Basurek artinya ada tulisan arabnya biasanya. Coba pandangi lebih dekat, keliatan deh. Kain ini ketemunya di Sumatera, terutama Sumbar dan jambi. *manggut-manggut*
Ini kain batik Lasem, Jawa Tengah. Bahan katun dan batik tulis. Chakhep!
Berbagai batik dari berbagai daerah
Ini Baju kurung asli Sumatera Selatan, cantik ya. Ini sulamannya full seluruh permukaan kain.  Favorit saya ini sih. Terlihat elegan dan megah untuk baju kurung.
Juga songket palembang yang elegan itu
Ini songket Sumatera Barat. Benang emasnya sangat rapat. Susah makenya ini mah :p
Uis Nipes, ini adalah kain Sumatera Utara. Katanya ini berusia lebih dari 100 tahun. Yang ini dipakai istri raja. Biasanya yang kualitas seperti ini dipakai bangsawan Karo.
Uis Nipes
Ahh..masih banyak lah koleksi lain yang diperlihatkan di pameran ini. Ada berbagai macam batik banyak daerah (Papua yang saya gak liat), tenun-tenun yang cantik dengan jenis yang berbeda-beda dengan berbagai fungsinya. Misalnya kain untuk selendang, tutup talam, tutup pelaminan atau untuk gendongan bayi. Menyenangkan sekali sih mengunjungi pameran ini, nambah sedikit pengetahuan lah tentang Indonesia. #tsaaah. Dikit sih, dari sekian banyak…
Ntar kalau ada pameran serupa, bakal ingat-ingat untuk mengunjungi lagi…
Selamat Kamis Sore
Horeeee besok Jumat… O/

5 Lagu Karaoke Wajib Versi On The Spot

Lagi tren tuh katanya bikin list-list-an. Jadi karena pengen update blog, mending saya ikutan bikin list juga haha.
Dan gara-gara karaokean sore ini (bukannya tarawih cit, hih!) jadi saya ada ide bikin list ini aja, yang sesuai judul ini loh. Yaitu tentang lagu apa saja yang sering saya nyanyiin kalau karaokean #pentingbeudh. 
  1. Starlight – Muse. Ah, siapapun yang sering karaokean sama saya pasti tau kalau saya suka nyanyiin lagu Muse, nah Starlight inilah lagu yang paling sering saya nyanyiin. Paling kalau berturut-turut karaokean dengan teman yang sama, saya kombinasikan sama “Unintended” atau “Time is Running Out”. Nyanyiin lagu Starlight itu bikin suara lepas, jiwa juga. Pokokmen bikin enak gitu sambil teriak-teriak, cocok buat lepasin stress, hehe. 
  2. Karma – Cokelat. Menurut saya nih, saya cocok nyanyiin lagu-lagu Kikan #hoek. Mungkin ya gitu, cocok buat saya yang senengnya lagu pake vokal kenceng, Kenceng ya bukan tinggi. Kalau tinggi macam Nicky Astria mah saya angkat tangan. Karma adalah lagu paling sering saya nyanyiin. Beatnya pas, tekniknya buat saya enggak susah. Eh, emang gak pernah mikirin teknik segala sih kalo nyanyi :p. Dan terutama juga karna saya emang penggemar Cokelat (Cokelat yang ada Kikan nya). Biasanya alternatif lagu Cokelat yang lain ya “Jauh” atau “Segitiga”. 
  3. I’m With You –  Avril Lavigne, basiclly saya suka lagu Avril, semua. terutama lagu di albumnya Complicated. Walopun kadang susah ya dipaksain aja gitu, namanya juga kerokan. kan yang penting hati senang walaupun suara ancuuur m/. Sayangnya saya gak ngikutin lagu-lagu barunya, paling banter taunya “Wish You Were Here”, nah yang ini lumayan sering saya nyanyiin. Paling seneng ngucapin “Damn…damn..damn..” itu deh yaaa. #dasar.
  4. Beraksi –  Kotak, ini bisa terbilang lagu yang gak sukses saya nyayiin tapi tetap dengan pede melakukannya, semata-mata karna bisa teriak-teriak aja, hahaha. lagu Kotak yang lain juga asik dinyanyiin. Sayangnya, dengan cuma sekali-sekali aja denger radio dan dibilang hampir gak pernah lagi nonton TV, lagu Kotak yang saya tau cuma terbatas. Padahal harusnya bisa menambah perbendaharaan playlist karaoke dengan lagu mereka. Besok-besok deh ya coba donlot :p
  5. Lagu apa aja – Evanessence. Ini lagu-lagu susah, sumpah. Amy Lee kan punya suara dahsyat yang menakjubkan bujubuneng. Tapi lagunya asik-asik, ya gak sih. Jadi ya itu, modal nyanyinya ya pede aja gak tau malu. Paling sering saya lakukan tuh, pencet lagu Evanessence apasaja, cobain sampe batas maksimal, trus pencet “next”. hahaha. Pokoknya kalo belum nyanyiin lagu ini tuh kurang puas aja. 
Karna bikinnya cuma 5 ya cuma segitu deh lagu yang bisa ditulis, tapi itu udah top 5 banget. Memang saya kalau karaoke gak terlalu pilih-pilih lagu. dangdut juga pernah kalau tau lagunya, lagu-lagu evergreen gitu sering banget, Ska boleh, 90an apalagi. Jadi mau masuk geng karaoke apasaja hayuk hajar sajalah :p
Karaokean adalah salah satu yang bikin saya #mureee kalau diajak. Gak pake mikir pasti mau aja.
Jadi, Karaokean dimana kita weekend ini?
Selamat hari selasa, selamat berpuasa O/

Maju…Mundur..Boom… YIHAAA!!!

Mari update blooggggggg….. terrreeek teek teek dung dung dung jeeesss… *pukul-pukul tutup panci*
Apa kabar para pengamat alien, pada nungguin saya update blog gak? (halah, blog gak laku juga)
nah nah nah.. ini sudah bulan mei, walaupun gak ada hubungannya juga sih sama update blog. Sebenarnya banyak kejadian yang bisa di update ke blog ini, Tapi otak emang dasar buntu dikarenakan insomnia yang mungkin menyebabkan IQ menurun ini, maka kemaren-kemaren saya tak punya ide aja menuliskan sesuatu.. #aslinyaajayangbegok
Sebelumnya saya mau update beberapa kejadian beberapa minggu ini deh, yaitu jeng jeng jeng :
  1. Punya ponakan baru, yang bisa dikatakan ganteng sekali dikarenakan tantenya ini juga cakep. Namanya Muhamad Ikram …. lupa belakangnya *disambit popok*
  2. Tika banget menikah tangga 1 Mei kemaren, iri gak bisa ikut padahal seru banget :'(
  3. Osama bin Laden katanya meninggal, yg ini gak mau banyak komentar. Perasaan dia sering banget diisuin meninggal deh.
  4. Nonton Suck Seed.. ern..ern..ern.. *ngigo*
Naaahhh yang ke 5 nih paling seru : Rafting di Cicatih Sukabumi… YIIIPIIII!!!!
Saya mau tulis tentang pengalaman rafting ini, siapa tau nanti ada yang minat, terus saya bisa minta fee sama yang punya fasilitas rafting ini, eh sekurang-kurangnya dikasih arung jeram gratisan lah #ngarep :))
Yang pertama harus kita lakukan ketika meminati ini adalah, mengontak pengelola paket outdoor activity ini, nah kalo kelompok saya pake jasa Riam Jeram yang websitenya ada di sini >>> http://www.riamjeram.com/ di website sudah tersedia informasi yang diperlukan untuk mendukung keingintahuan tentang kegiatan ini. Karena saya sudah ada yang ngurusin, jadinya ongkang-ongkang kaki saja deh, tinggal berangkat :))
Selanjutnya jangan lupa bawa peralatan yang dibutuhkan ya, contohnya baju ganti. yang ini musti kudu karena pasti basah (ya iyalah cuy), terus kamera dong buat yang narsis, trus…. udahan itu aja yang penting.
Perjalanan ke lokasi arung jeram dari jakarta ini kira-kira 2 jam kalo gak pake macet, termasuk udah mampir dulu beli lontong padang di pasar buat ganjel lapar << ini info gak penting (_ _”!) tapi seriusan, longtong padangnya enak loh, bumbu nya berasa banget. ditambah telor dan kerup… stop cit..stop!! Okeh maaf, terlalu terbawa nafsu…
Sebaiknya perjalanan dimulai pagi hari biar nyampenya pas, karena kalo gak salah arungnya dimulai jam 10an, jadi kalo berangkat pagi, sedikit bisa mengakomodir waktu macet di tol dan pasar tumpah yang acak adul ampun-ampunan di jalan sekitaran Puncak-Sukabumi.
Kira-kira jam 8.30 kita sudah sampe dilokasi, lokasi ini belum starting point sih, baru semacam tempat transit aja. Biasanya di sini kita cuma diarahin buat bagi kelompok yang terdiri dari maksimal 6 orang, ngumpulin tas karena bakal di bawa ke end point dan untuk memastikan anggota arung sehat wal afiaat.
Untuk diperhatikan bahwa orang yang mengidap Asma, Jantungan dan Epilepsi disarankan untuk tidak mengikuti aktifitas ini, namun jika ada yang memaksa untuk ikut akan dibuat semacam surat perjanjian agar pihak pengelola tidak harus bertanggung jawab terhadap kengototan sodara-sodara sekalian :p
Selanjutnya, pengelola akan membawa rombongan ke Starting Point. Kira-kira menempuh waktu 20 menit melewati jalanan yang agak gimana gituh dan lewat sawah-sawah. yang mau foto-foto dipersilahkeeeuun. Kami dibawa naik mobil bak terbuka, rombongan kami yang rada-rada norak ini malah kegirangan :)) *tutup muka*
Setiba di Starting point kita disuguhi goreng pisang dan minuman (air putih doang sih :p) serta menunggu beberapa rombongan kelompok lain agar quotanya terpenuhi. Peralatan juga dipake disini berupa pelampung, helm dan dayung.
Disini kita diberikan pelatihan singkat menghadapi jeram, cara-cara menggunakan dayung, posisi duduk dan keselamatan tim. keren gak sih..keren gak sihh.. *biasa aja deh cit*
Sesudah dipastikan semua peserta mengetahui semua dasar-dasar berarung jeram, barulah kita memulai aksi . Setiap kapal..eh sampan.. eh perahu ini didampingi oleh seorang pemandu. kalo perahu saya didamping oleh Kang Dede Banteng namanya. Orangnya keren ihh.. #halah
Daaaannn…. petualanganpun dimulai. Akhirnya kita menulusuri aliran sunga Cicatih itu juga. Sebelumnya kita diberitahu bahwa jeram yang akan dilalui ada 20 biji. dengan tingkat kesulitan dan karakter jeram berbeda-beda dan punya histori masing-masing.
Kita tidak dimungkinkan untuk foto-foto di jeram-jeram ini (ya iyaalaah, lu kate ape). Tapi jangan khawatir, moment-moment itu akan diabadikan di beberapa titik oleh kameramen Riam Jeram.. Seperti yang terlihat pada foto-foto di bawah ini.. (waktunya narsis #ihik)
Setiap orang punya pengalaman masing-masing di jeram ini. kalo pengalaman saya, sempat terbang dan nyungsep ke dasar perahu di beberapa jeram, dan juga tangan keinjek pemandu yang ikutan terbang.. jiakakaka… Teman saya, jatuh ke air pas di jeram apaan gitu, keren sih.. (walah).
Juga hati-hati, ada juga yang kena dayung teman sebelahnya atau kejedot. ya macam-macam lah ya, salah sendiri nyari-nyari susah :))
Oiya, kita sempat menepi sesudah jeram ke 10 buat makan gorengan dan minum kelapa muda, minum airnya maksudnya bukan minum kelapanya.. #dibahas.
Istirahat ini penting sebenarnya buat nenangin jiwa #halah, juga buat yang kebelet, yaaah walaupun tidak bisa tidak, sungai cicatih itu sendiri sudah menjadi toilet tersendiri.. dimakluuumiii…. Dan juga buat foto-foto #teteup
Sesudah melewati jeram ke 20, akhirnya kamipun mengakhiri perjalanan ini.. sedih sih tapi ya mau gimana lagi. emangnya mau transformasi jadi biawak #apasihcit.
Ending point ini juga menyenangkan, dibangun khusus buat istirahat dan sepertinya ada cottagenya buat nginep kali yak. Di sini di suguhin makan siang dan tersedia tempat salin baju. Nah buat yang gak tahan liat tiang besi pake kabel, silahkan berFlying Fox Ria…yihaaaa!!! lanjut gaaan….
Pengelola juga memberikan sertifikat loh, untuk sedikit bisa bangga-banggaan ke teman kalo kita dinyatakan udah jago arung jeram… *sisiran*
Dan ditawarin foto-fotonya buat dibeli.. nah ini nih yang bikin males nih, bikin duit keluar lagi, tapi siapa sih yang gak pengen punya koleksi foto-foto keren begitu. Jadi kalo duit melayang lagi ya terima saja laah yaa.. :p
Dan keriangan akhirnya berakhir dengan kepuasan yang tak terkatakan. Ingat, pasti bakal pengen balik lagi 🙂 Jadiii.. ayo nabung nabung.. eh gak mahal kok ya…
Soooo….selamat berarung jeram bagi yang tertarik ^_^V