Gampang

Kenapa segampang itu kamu patah hati, tuan putri?
Hanya karena angsa tidak sedang berenang di kolam tengah taman, padahal dia mungkin sedang melihat awan mendung akan datang. 

 

Kenapa kau gampang sekali menyerah, tuan putri?
Hanya karena rambut yang sedang kau kepang ternyata tidak menjadi indah seperti yang kau harapkan, padahal mungkin karena dia butuh rambutmu terurai lebih panjang.

 

Kenapa kau gampang beresah hati, tuan putri?
Hanya karena tak kau dengar derap langkah kaki kuda seseorang di seberang tembok, padahal dia mungkin sedang memanjat jendelamu dengan diam-diam.




nb : pindahan dari tumblr

Bandara

Saya lagi duduk-duduk di bandara. Bukan hendak kemana-mana, cuma mau menunggu seseorang ya dititipkan barang dari kampung. Tapi saya nyaman duduk menunggu begini. Selalu suka suasana bandara. Menyukai perasaan ketika menunggu pesawat yang akan membawa saya pulang kampung, atau pesawat yg akan membawa ke daerah yang belum pernah saya injak,untuk menemui pemandangan-pemandangan baru. Atau saat ketika saya menjemput sanak saudara yang kebetulan berkunjung ke jakarta, atau menjemput dan mengantar sahabat yang datang dan berangkat sambil ngobrol menunggu jadwal penerbangan yang biasanya delay hehe.

Nulis ini mau tes posting by email aja maksudnya 🙂

nanti..


aku takut bahwa ternyata nantinya aku tak sekuat itu…