Memasak Dendeng Ragi

Saatnya ngeblog masakan karena inilah saatnya saya membuktikan bahwa saya bisa masak, walaupun di sebelah masih ada nyokap sih 😛 Saya mau memasak masakan khas rumah saya yang susah ditemukan di tempat lain, namanya Dendeng Ragi. Biasanya Dendeng Ragi ini disajikan nyokap ketika lebaran, ditarok di stoples karena harus dijaga garing dan nantinya bisa ditaburkan di atas ketupat gulai atau dimakan bersama nasi panas yang enaaak.

Ini bumbu-bumbunya ;

  • Daging Sapi 1/2 kg potong tipis (potongan dendeng)
  • Kelapa 1 butir
  • Ketumbar giling 1 sdm
  • Jintan giling 1/2 sdm
  • Bawang merah 3 biji
  • Bawang putih 3 siung
  • Merica 10 butir
  • Asam Secukupnya
  • Gula Pasir secukupnya
  • Garam secukupnya.
Cara membuatnya :
  • Kelapa dibuang kulitnya, lalu diparut panjang-panjang. Eh, beli aja ding, biar gampang :p
  • Ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih dan merica digiling halus
  • Daging yang udah dipotong, dilumuri sedikit dengan bumbu yang sudah digiling tadi (biar enak) kemudian digoreng menjadi dendeng yang kering.
  • Goreng parutan kelapa dicampur dengan bumbu yang sudah dihaluskan tadi, diberi sedikit asam. Semuanya digoreng dengan minyak secukupnya. Sebaiknya pakai juga minyak bekas menggorang dendeng tadi deh, biasanya lebih enak.
  • Diaduk terus selama kira-kira 1 jam sampai rata dan berwarna kuning bagus sehingga tiap lembar parutan kelapanya garing dan lepas. Ini PR banget ya, karna gak boleh ninggalin penggorengannya sebentarpun. Kelapanya mesti diaduk terus biar tidak ada yang gosong. Supaya aman, pakailah api kecil.
  • Setelah hampir matang, masukkan dendeng goreng yang telah dipotong-potong kecil.
  • Siaaaaaaaap disajikan.
Demikian resep masakan saya, bagaimana? meyakinkan tidak? Bhihik.
Ini masakan emang butuh perjuangan di bagian ngaduknya karena bikin tangan pegel, tapi semua jerih payah akan terbayar dengan rasanya. Kalau ndak percaya, silahkan datang ke rumah saya untuk merasakan citarasa Dendeng Ragi ini. Tapi pas lebaran ya, hari lain aku cbux!
Oke. Tunggu resep-resep masakan lainnya dari Chef Icit.
Cauuuu!

Mencoba Nge-blog Masakan…

Terinspirasi dengan postingan blog @umenumen yang ini >> kopdar masak. Saya yang juga punya jiwa memasak akhirnya tergugah untuk memposting hasil masakan saya.. gak mau kalah nih ceritanya, dan saya yakin pasti rasanya lebih enakk!! *dikepruk*Jadi..jangan lupa ambil notes dan dicatat yaa…

Perhatian… untuk pengingat saja bahwa penulis adalah anak kost yang males banget keluar kamar. bukan apa-apa sih, lagi sakit #uhuk

  • Hal pertama adalah menyiapkan peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan seperti yang terlihat di gambar ini :
  • Selanjutnya, ambillah beberapa cc air. Berapa cc cit?? ah berapa sajalah, yg penting kamu sreg aja. Gitu dehh..
eh ada palu itu abaikan saja ya. itu palu serba guna, lupa mindahin pas di poto..
  • Air dimasak terlebih dahulu. Caranya masukkin panci magicjarnya ke alatnya, trus pencet deh ke bawah.. jangan lupa colokin listriknya ya.. (pasti ini nyebelin.. pasti deh.. pasti deehh….)
  • Sesudah airnya mendidih, masukkan mie nya ke dalam panci kemudian ditutup lagi. Hati2 loh, air mendidih itu panas.. *kehabisan bahan omongan*
  • Sementara menunggu mienya matang, masukkan bumbu-bumbunya ke dalam wadah makan. dan waladalahnya pemirsa, saya baru ngeh di tengah-tengah acara masak kalo itu adalah mie goreng. Jadinya salah wadah, karena seharusnya mie goreng disajikan dalam piring ceper (idiiih sok pakar). Karna udah kadung, dilanjut aja pake mangkok.
  • Nah sesudah mie nya lembut.. karna mienya adalah mie goreng, maka harus ditiriskan. Dan karena saya males meniriskan ke wastafel diluar kamar krna itu adalah sejauh jakarta-kanada , jadinya mie itu saya angkat aja pake dua sendok. praktis kan?? emang sih cewek virgo itu terkenal praktis *menepuk dada* #banggayangsalah (gak pake poto, susah megang dua sendok sambil moto).
  • Aduk mie beserta bumbu-bumbunya. Tambahkan saos sesuai selera.. Kalo ada kerupuk sisa beli nasi goreng semalam yang lupa dimakan, juga bisa ditambahkan agar rasanya lebih enak.
Bagaimana, level masakan ku dan masakan umen tadi bagaimana? setara kan ya.. setara kan?!! *pegang silet*
Soooo…selamat mencoba. Kalo selera siih… 😀