FIFA, PSSI dan Sepakbola

Indonesia akhirnya diberi sanksi oleh FIFA yang katanya dikarenakan campur tangan pemerintah terhadap sepakbola nasional. Hal ini diputuskan setelah Blatter terpilih lagi. Apa? Blatter terpilih lagi? yaudahlah ya terserah :p

pssi-vs-fifa

gambar dipinjam dari sini

Liga di Indonesia masih bisa lanjut kok, cuma ya gak bisa ikut turnamen internasional, sedangkan buat Sea Games katanya masih bisa karena udah kadung kali ya. Yaudah, dibenahi aja dulu mungkin PSSInya. Siapa tau nanti sepakbolanya bisa bener lagi, trus ajuin aja buat pencabutan sanksinya ke FIFA. Masih Blatter ini kok yang mimpin :p

Piss!!

Hidup Sportifitas Sepakbola Indonesia!

Sebenarnya ini merupakan pertandingan beberapa hari yang lalu tapi saya baru lihat video ini barusan. Sungguh bikin geleng-geleng kepala. Permainan paling “sportif” yang pernah saya liat.

Ceritanya PSS Sleman dan PSIS Semarang ini sebenarnya udah sama-sama lolos di grupnya, tapi karena tidak mau menghadapi klub Borneo FC yang menjadi runner-up di grup P. Akhirnya mereka berusaha untuk kalah. Caranya dengan apa? yak betuuuul, dengan gol bunuhdiri.

Aneh gak sih ketika striker berada di depan posisi gawang lawan tapi ketika bola mau masuk malah gawangnya diamankan biar gak kebobolan. *tepok jidat*. Belum lagi aksi selebrasi pemain ketika akhirnya tendangan gol bunuh dirinya berhasil masuk ke gawangnya sendiri. Ya ampuuun. Miris sekalii.

Permainan pun berakhir dengan 5 tendangan bunuh diri dengan skor 3-2 dan dimenangkan oleh PSS Sleman. Kabar-kabarnya sih FIFA udah turun tangan buat masalah ini. Nah loh, Kapok gak?

Hidup Sepakbola Indonesia!

Welcome Home Ricardo!

Postingan blog ini tanggapan atas pulangnya Ricardo-Izecson-dos-Santos-Leite aka Kaka ke rumah tercinta kesayangan kita semua, SAAAN SIROOO. Yipiii! Tentu saja ini postingan telat karna bukannya ditanggapi pas kemaren-kemaren malah baru sekarang,  dia mah udah mulai main  kaleee. :p Ah biarin aja lah.

Apa tanggapan banyak orang terhadap kepulangan kaka? ketika wacana Kaka balik ke Milan (yang setiap bursa trafer buka, selalu ada rumor itu) ada yang pro dan ada yang kontra. Ada yang bilang, mending Milan beli pemain baru aja, jangan Kaka yang ternyata di Madrid sendiri jarang dimainin. Yaiyalah, di Madrid itu posisinya bakal rebutan sama pemain bintang lainnya.

Saya sendiri? sangat Pro dong dengan kepulangannya. Saya selalu percaya dia masih produktif ketika kembali ke AC Milan, dan harus diakui bahwa semua orang sayang Kaka dan tidak bisa melupakan betapa besar kontribusinya pada Milan dulu. Betapa jagoan dan betapa humblenya dia yang bikin semua tifosi-bahkan bukan tifosi-Milan untuk menghormatinya. Tadinya saya berpikir Kaka gak bakal balik lagi mengingat Si Om Carletto yang menjadi pelatih di masa kejayaan Kaka di Milan sekarang malah melatih Real Madrid di club tempat dia berada itu, ternyata Kaka berpikiran lain. Milan kayaknya tujuan hidupnya kali ya. #ihik.

Mengingat transfernya Free, keliatannya tifosi yang tadinya kontra jadi berbalik mendukung kepulangannya, maklum di Milan duit emang rada susah jadi emang agak mikir buat ngeluarinnya, tapi kalau gratis ya hayuk aja 😀 Cuma isunya, pindahnya Boateng ke Schalke berpengaruh juga dari pulangnya Kaka. Padahal Boateng baru aja nyumbangin 2 gol di pertandingan sebelum transfernya loh *puk puk Boateng*.

Saya berharap Kaka bakal terus di Milan sampai pensiun dan bakal dikenang jadi legenda Milan selamanya.
Selamat Datang Kaka, mari main yang cantik…

Indosat-Barcelona, Duet Baru yang Kompak

Saya penggemar bola, eh penikmat bola persisnyanya. Mengikuti semua pertandingan-pertandingan big-match yang bisa menghibur mata. Selain selalu mengikuti pertandingan yang dilaksanakan oleh klub Favorit saya (AC Milan), salah satu pertandingan yang sayang dilewati tentu saja pertandingan yang dijalani oleh Klub Barcelona, yang walaupun saya dikatakan bukanlah penggemar dari klub ini tapi menonton pertandingan Barcelona adalah menonton suatu pertandingan yang indah. Skill dari masing-masing pemainnya, membuat pertandingan dari klub ini sayang untuk dilewatkan. Apalagi jika melihat El clasico yang membuat La Liga punya greget tersendiri.

foto dipinjam di sini

 

Yah, walaupun sekarang sepertinya terjadi penurunan performa dimana sesudah memasuki babak final dalam perebutan Piala Champion Eropa 2012-2013, ternyata Barcelona harus kandas di babak semifinal dikalahkan oleh Bayern Muchen dengan agregat 7-0 yang membuat lagi-lagi Barca harus merelakan Piala Liga Champion belum bisa balik lagi ke lemari pialanya. Dan ternyata Real Madrid, sang rival di La Liga juga gak bisa melaju ke final karena dikalahkan oleh Borrosia Dortmund. Dominasi La Liga sedang diambil alih oleh Bundes Liga sepertinya. 

Hasil pertandingan tersebut memang sedikit mengejutkan karena di atas kertas, Barcelona yang selama beberapa tahun belakangan ini sangat merajai pertandingan di berbagai kompetisi internasional maupun domestik dan memenangkan banyak piala tentu saja sangat diprediksi oleh banyak orang untuk masuk final dan serta merta mempengaruhi semua ajang pertaruhan Liga Champion (ceile, pertaruhan). Namun ternyata, walaupun dengan kekalahan dalam kompetisi Liga Champion musim ini dirasa tidak membuat Barcelona kehilangan pendukung-pendukungnya, mengingat bahwa pemain-pemainnya masih tetap memperlihatkan ketajaman dalam bermain, apalagi kemenangan-kemenangan sebelumnya tentu tidak serta merta dilupakan,
Ternyata, Indosat sebagai official partner sepertinya sangat melihat peluang bahwa Barcelona memang tumbuh menjadi klub yang semakin bertambah penggemarnya di Indonesia mengingat pencapaiannya beberapa tahun belakangan itu. Bahkan katanya ternyata Barcelona mempunyai fans terbesar di Indonesia…errrrr… oya? *lirik tajam*. Kata berita ini loh ya… kata berita ini..  –> http://www.tempo.co/read/news/2012/03/21/099391736/
Indosat memberikan layanan untuk para fans barcelona  Indonesia dengan konten-konten yang memanjakan para penggemarnya. Tentunya hal sebenarnya sangat diharapkan oleh penggemar klub bola lainnya terhadap klub favoritnya, contohnya dari saya Milanisti terhadap AC Milan yang belum ada punya Official telecom partner di Indonesia #cedih *main pasir di pojokan*.
Kalau mau liat detail layanannya, coba liat tautan ini deh –> Conten Exclusive Barcelona, di sana beri petunjuk dengan call ke *465*1# akan diberi opsi untuk bergabung. Ternyata ada bonus juga sesudah bergabung akan langsung dapat Gratis Bicara 60 menit. Wah boljug nih… Dan sesudahnya silahkan menikmati konten-konten yang dihadirkan. Apakah saya sudah mencoba? Sudaaaaaaah, tentunya…
Apa saja sih yang bisa didapatkan fansnya dalam layanan ini? ternyata banyak juga, ada Info seputar Barcelona, jadwal dan hasil pertandingan, highlight, kalender klub, ringtone dan wallpaper serta banyak lagi deh katanya. Jadi kalau udah langganan konten ini bisa jadiin wajah Fabregas dan Messi jadi penghias layar hp, haziyeee. 

 

Jadi dimanapun Para Fans berada, segala hal update dari tim kesayangannya ini akan selalu bisa di-hap…lalu ditangkap, demikian juga kalau misalnya ada pertandingan yang tidak sempat ditonton karena satu dan lain hal, hasilnya dengan cepat sampai sehingga tanpa perlu terlambat mengetahuinya, belum lagi jika ingin mendapatkan info-info lain seperti bursa transfer pemain atau siapa tau ada berita pelatih baru pengganti Vilanola misalnya #ihik. Semuanya akan tersaji langsung dari layanan Indosat ini tanpa perlu mencari-cari berita ke media lain.
Layanan yang sangat berguna bukan? apalagi untuk para Barcelonista fanatik yang tentu saja tak mau sedikitpun ketinggalan tentang segala hal mengenai tim kesayangannya ini. Dan tentu juga tidak mau melewatkan fitur-fitur lainnya yang ditawarkan oleh layanan ini. Saya saja coba, masasih kamu tidak…
 
Forza Milan…eh Barca!!! O/
Bagaimana kalau kita bertemu di Final Liga Champion Musim depan? *kedip-kedip*
(((KITA?!)))

 

 

Terimakasih Garuda Muda

Dan terjadilah kemaren yang namanya Final Seagames pertandingan Sepakbola U-23. Tentu saja saya tidak akan melewatkan kesempatan menonton pertandingan ini. Dan untuk mendapatkan euforia-nya, saya mencari tempat nonton bareng di kafe-kafe yang ada di Jakarta. Akhirnya didapatkanlah tempat yang lumayan cozy di Epicentrum Mall.

 
Saya ini penyuka Sepakbola, Iya!. Tapi sayangnya memang saya ini sukanya Liga Italia, selain Liga Premier yang saya tonton sekali-sekali kalau gak ngantuk #halah. Ini menyebabkan saya gak terlalu menyimak perkembangan Sepakbola di Tanah Air.. (Iya,keplak saja. boleh :p). Penyebabnya adalah, saya ndak suka gonjang-ganjing yang terjadi menyertai berlajunya Sepakbola di Indonesia. 
Walaupun kalo Timnas yang main, saya berusaha untuk tidak melewatkannya. Iya, cuma kalau “Timnas main”…
 
Namun untuk perkembangan Tim U-23, saya mendapatkannya di event Seagames ini. Melihat permainan mereka yang cukup menjanjikan membuat kita sedikit sumringah. Membuat sedikit punya harapan sama Sepakbola Indonesia. Mengalahkan Kamboja, Singapur dan Thailand dengan jumlah gol yang signifikan, oh my god, it’s my team.. 🙂
 
Jadi ketika Final terjadi pun, kita menonton pertandingan dengan sangat bersemangat. Tidak sudi meninggalkan tempat duduk selama pertandingan berlangsung dong. Lawan kita siapa? Malaysia bung. Sebagai lawan tanding yang tangguh, dan apalagi Malaysia yang selalu membuat apapun laga yang terjadi terhadap Negara tersebut selalu terkesan panas. padahal harusnya sih biasa saja ya 🙂
 
Bagaimana Jalan pertandingan? Saya tak ingin ceritakan detailnya, karena hampir seluruh rakyat indonesia menontonnya 🙂
Tapi sejauh yang saya tonton, sangat menghibur. Kesempatan-kesempatan emas yang terjadi sempat memberikan harapan. Ya namanya harapan sih ya.. kan gak harus terwujud.. hehehe.
Dengan beberapa kali kesempatan emas. dengan 3 anulir gol, 2 buat Indonesia 1 buat Malaysia yang disebabkan oleh apalagi kalo bukan offside :p. Dengan tekel-tekel dan diving-diving yang tak kunjung berbuah kartu merah #eh. Dengan gaya elegan sang Wasit dari Jepang ini selama memimpin pertandingan, walaupun beberapa keputusannya kontroversi tapi tidak terlalu membuat penonton terlalu meradang. 
 
Sesudah 2×45 menit plus 2×15.. gol yang terjadi adalah 1 – 1. Mengerikan bukan? Adu pinalti mana sih yang tidak mengerikan. 
Yah akhirnya terjadilah Adu pinalti itu yang menghasilkan… jeng jeng jengg… 4-3 untuk Malaysia. Selamat..selamat..selamat.. selamat untuk kalian wahai Tim Malaysia, kalian beruntung kali ini. 
 
Tapi terimakasih, untuk membuat kami bisa melihat betapa hebatnya Tim kami, betapa tangguh dan gesitnya mereka. Betapa sportif dan menjanjikannya.
Terimakasih buat pelatih tim U-23 Rahmad Darmawan, yang membuat kita punya Tim yang membanggakan, ini beneran loh, bukan lip service semata #halah (gak ada yang nanya juga cit..). 
Akuh Padamu lah yaa, coach… 🙂
 
Standing Applause buat kalian semua wahai Timnas U-23.. *peluk satu-satu*

Pantauan Sotoy…. GBK di televisi

foto diambil dari sini
Saat ini, detik ini saya sedang menonton tv yang sedang menayangkan Piala AFF leg kedua antara Indonesia tentunyaa dgn Filipina. Euforia sedang melanda para penduduk indonesia, dengan kata lain, lagi cinta-cintanya sama Tim Garuda ini. Karena dari pertandingan-pertandingan yang sudah dilalui, benar2 dalam puncak permainan dengan memenangkan setiap pertandingan yang sudah di lalui, tapi tentu saja ini akan berakhir kalau saja kalah dalam sesi ini termasuk kalah agregat.

Saya kebetulan menyimak apa yang terjadi dalam detik-detik menjelang kick-of (ah sotoy lu cit, emangnya apaan?), beginii :

  • Betapa berisiknya para suporter indonesia, Dengan terompet atau pluit apalah itu. Saya rasa sangat membuat konsetrasi buyar. Padahal masih ingat sekali di twitter ketika Piala Dunia dulu, betapa gak henti-hentinya kita mengkritik Vuvuzela-nya Afsel ketika membela tim negara mereka. Sekarang toh kita yang melakukannya. eetapi kenapa gak sekalian bawa Sasando Rote yah, biar bisa sedikit memperkenalkan ke dunia luar seperti vuvuzela yg jadi terkenal itu (ribeet kali ciiit)
  • Suara kurang simpatik ketika National anthem negara lawan sedang dinyanyikan. C’mon, menghargai lagu kebangsaan orang lain itu kan bukan berarti kita menghianati bangsa sendiri kan. Gak usah pake teriakan “huuu” ketika selesai dinyanyikan atau berisik ketika lagu itu dikumandangkan. Mungkin bisa kita liat di kompetisi-kompetisi luar betapa sesudah national Anthem negara manapun dinyanyikan, selalu diakhiri dengan tepukan simpatik dari semua penonton, tak peduli lawan ataupun kawan.
  • Yang bikin ketawa saya adalah ketika ada sedikit delay antara menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan musiknya saat dinyanyikan, ini sih bisa agak dimaklumi, kadang-kadang dalam suasana riuh, musik akan menjadi kurang terdengar dan kita terbawa efek domino jika disekeliling kita mengalami hal yang sama. Tapi yg juga bikin agak tersenyum adalah ketika dibagian “chorus” atau apa namanya itu (sory,gak ngerti musik), kan harusnya dibagian akhir dinyanyikan dua kali, eh koq baru sekali udah pada berenti. hayyyoo pada gak hapal yaah 😀
  • Dan tentu saja, saya gak suka komentator tipiii!!! huh!!!
  • Detik ini adalah di menit ke 25, dan peluang yang sangat bagus udah 3 kali terjadi. saya yakin pasttii gawang lawan akan kebobolan juga… aduuuh tambah cinta nih sama timnas. yg menang yaaa *kecup pemain satu2*
Udahan ah, saya mengkritik aja deh bisanya yaah… Anyway, tetep salut sama suporter indonesia, tetep dukung ya timnasnya baik menang maupun kalah. Tapi kalo Nurdin gak usah dibelain, mending ke laut aja…

Semoga Tim Garuda sampai ke final…dan juara!!