Stranger Things yang Layak Tunggu

Stranger Things adalah salah satu film serial favorit saya tahun ini. Walaupun sebenarnya suatu hal tidak bisa dibilang favorit kalau yang kamu tonton cuma itu doang :)) Karena kesibukan memang saya tidak terlalu bisa ngikutin banyak serial tahun ini sih, tapi yang satu ini memang susah buat ditinggalkan.

Saya memang penggemar science fiction, film yang saya ikuti misalnya Fringe, Breaking Bad, Black Mirror, Wayward Piners dan yang semacam itu. Tiba lah saatnya nonton Stranger Things, oh My God, i love this very much. Saya tak bisa memutuskan kecendrungan suka karena apa. Ceritanya menarik, pengambilan gambarnya bagus, aktor dan artisnya keren, karakter yang dibuat juga keren. Banyak aspek sih, dan tentu saja karena unsur science fictionnya.

Ditambah lagi settingan tahun 80-an yang membuat film ini bernuasa retro. eh bener gak sih itu retro namanya X) Semua komponen mendukung untuk setingan ini, musiknya, pakaiannya, desain interiornya, peralatan yang dipakai….dan rambut Steve yang ala-ala David Bowie.

Stranger Things sudah masuk ke season 2. Season 1 hanya 8 episode dan Season 2 hanya 9 episode. Tiap season memang tidak banyak, tidak seperti serial lainnya. Itu sih yang saya sayangkan, tidak bisa menikmati ini terlalu lama. Tapi karena masih ada season selanjutnya, sabar menunggu aja. Tapi beneran lamaaaaaaaaa….

Karakter di Stranger Things tidak terlalu banyak, dan anehnya saya menyukai masing-masing dari mereka dengan perbedaan sifat itu. Ada juga karakter yang tadinya tidak disukai tapi ceritanya lambat laun membuat kita mau tak mau jadi menyukainya. Dan juga ada penambahan beberapa karakter yang sepertinya dibuat untuk mengisi karakter-karakter kosong. Eleven sebagai karakter kunci di season awal memang tidak dimunculkan full di awal-awal episode season 2 ini. Dustin sepertinya tetap jadi idola semua orang. Apa itu Demo-dog? Tanya ke Dustin 😀

Ada twist-twist yang dibuat di season 1 yang jawabannya ada di season 2, tapi sepertinya kalaupun cuma menonton season 2 tidak akan merasa missing karena konflik yang diangkat berbeda walaupun masih dari sumber yang sama. Tetap menarik pokoknya. Ada perasaan bahwa beberapa peristiwa ditampilkan kurang intens dan sepertinya akan bisa dieksplor lebih. Tapi untuk saat ini sudah cukup mengobati kerinduan dengan film ini dan masih ingin nonton terus.

Saya akan menunggu season selanjutnya. Saya sabaaaaaaar….

One comment

  1. Saya baru nonton yg season 1, tp lupa nonton brp episot.

    Saya suka Breaking Bad, sayang ga lanjut lg ta

    Dan ah iiya, saya klik postingan ini di feedly, malah nyasar ke postingan ttg cethapile atau apa semacam itu. Aneh sekali 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *