My Guilty Pleasure : Coffee

Di waktu apakah kamu ngopi ketika Ramadhan? Kalau saya ketika sahur. Mengapa? Biar siangnya gak cranky :))

Buat saya yang sangat bergantung kepada kafein yang mana kalau gak ngopi sering uring-uringan, kebutuhan terhadap kopi di bulan puasa tetaplah ada. Gak bagus kata orang-orang karena kopi punya kecendrungan mengeluarkan cairan dalam tubuh jadi bikin tubuh sering dehidrasi. Alih-alih saya menghentikan minum kopi, saya lebih memilih menggelonggong diri. Walaupun sebenarnya ini kurang efektif karena efeknya malah pipis terus sesudah sahur, tapi ya daripada gak minum banyak sama sekali, ye kan?

Biasanya hal yang saya lakukan subuh sebelum memasak makanan sahur adalah memanaskan air untuk menyeduh kopi, agar ketika sudah saatnya makan, panasnya udah pas dan siap di minum bersama hidangan sahur yang lain. Seringnya sih saya habiskan sesudah makan sahur, tapi gak sering juga dicecap-cecap dulu sambil menemani masak. Menjelang imsak biasanya udah habis, baru deh air putih mulai diasup.

Akibat hal ini adalah saya gak bisa langsung tidur abis subuh, karena pengen buang air terus. Bagus juga sih sebenarnya mengingat habis subuh seharusnya emang gak tidur 😀

Nah di malam hari biasanya saya gak ngopi lagi. Kecuali kalau tiba-tiba pengen aja. Biasanya karena saya lagi semangat nonton, jadi biar ada yang nemenin. Ahelah, bukan mikirin tarawih yaaaaa… X)

Kalau kamu, gimana kamu mensiasati kebutuhan kafeinmu?

Selamat berpuasa teman-teman. yang kuat ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *