Mari Ke Puncak Lawang

Jika ke Sumatera Barat dan ke daerah Bukittinggi, jangan lupa singgahi dulu Puncak Lawang. Puncak Lawang ini ada di daerah Agam. Puncak Lawang ini ada jalan menuju ke Danau Maninjau, jadi abis ke sini juga bisa melanjutkan ke Danau Maninjau.

Ini adalah wisata buat mata karena yang dinikmati adalah pemandangannya. Viewnya adalah Danau Maninjau itu sendiri yang ada di bawahnya. Puncak Lawang juga merupakan daerah yang banyak ditumbuhi Pinus, tumbuh berkelompok dan rapi. Batangnya menjulang tinggi dan asri. Daerahnya yang tinggi bikin adem dan nyaman. Alhamdulillah sekali juga tempatnya relatif bersih, jadi gak bikin misuh.

Di tempat ini juga bisa olahraga paralayang (atau paragliding?) dan lumayan cukup terkenal di sini sebagai tempat olahraga itu, beberapa wisatawan luar datang ke sini untuk olahraga itu. Finishnya di danau Maninjau itu. Dulu saya pernah liat gantole tapi sepertinya sekarang tidak ada lagi.

Tersedia juga fasilitas Outbond di sini, ada flying fox, trampolin, dll. Kurang laku apa karena salah hari ya?
ini tangga wahana outbondnya doang :p

Karena viewnya bagus, tempat ini bagus banget buat tempat foto-foto. kali-kali ada yang minat foto pre-wed di sini #ihik.

Sebenarnya awal jalan-jalan ini adalah pengen ke Danau Maninjau dengan tujuan mencari Pensi. Pensi adalah kerang danau yang dimasak dengan bumbu-bumbu dan banyak bawang. Sebenarnya gak benar-benar dimasak sampai matang, karena pensi yang enak adalah yang kulit kerangnya belum kebuka maka jatohnya setengah matang. Ketika tadinya niat cuma mampir di Puncak lawang, eh taunya ketemu pensi ini di Pasar Lawang, akhirnya tujuan ke Danau Maninjau dibatalkan karena misi telah tercapai, hahaha. Dasar pada tukang makan.
Pensi ini sangat enak, saya sangat suka, dan itupun harus pensi Maninjau. Walaupun Danau Singkarak juga menghasilkan pensi tapi tidak sama rasanya dengan pensi Maninjau
Sepanjang jalan ke Danau Maninjau itu hijau dan segar, bikin terkagum-kagum deh. Wisata tersendiri lah sepanjang jalannya.
Jadi, kalau ke Sumatera barat jangan lupa mampir ke sana ya. Gak nyesel pokoknya. šŸ™‚

4 Comments

  1. Paralayang di sini seru karena katanya ada yang nyemplung ke danaunya. Itu dulu sih, sekarang kayaknya udah pengalaman. Kalau ke Maninjau, aku yang paling inget tuh kelok 44-nya, diitungin dari atas sampai bawah kok jadinya 46 kelok. Seolah Rossi lewat situ. šŸ˜€

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *