Dandan Dari Masa ke Masa

Mengingat hari ini #JuliNgeblog ada lombanya dan bertema yang aturan mainnya bisa dilihat di sini –> /, maka saya mendompleng pada tema itu walaupun tak ikut dengan lombanya. Iya, saya gak bisa ikut lombanya karena :

  1. Belum Mandi. #halah
  2. Gak bisa dandan
  3. Gak punya bahan dan peralatan dandan
  4. Gak ada yang bisa megangin kamera buat video tutorialnya (alesanmuu cit)
Tapi jadinya saya terinspirasi  aja gitu pengen nulis tentang dandan. Dandanan saya dari masa ke masa. (penting?). Ya pokoknya gitu deh. Maka dari itu, postingan ini akan banyak foto-foto saya, apasih dari dandan yang berarti tidak narsis *ditabok*. Karena ini Timeline, maka mulainya dari yg paling baru dulu.
Inilah loh gaya berpakaian saya sekarang-sekarang ini :
Baju opsem (sekalian promosi)

Kalau lagi kerja, saya pakai seragam kantor, jadi dandanan terbatas ya gitu-gitu aja :

pakai seragam kantor
Ini dandanan saya di awal-awal saya datang di jakarta dan pertama kali menyentuh kehidupan metropolitan #pret :
ini lagi di ciwidey sih
Ini foto saya ketika semester-semester akhir kuliah. Gak jelas? yaiyalah, ngambilnya dari scanning foto yang udah dicetak. Kulitnya bisa dikatakan butek karena waktu itu kerja praktek ya musti berjemur. Maklum mahasiswa calon tukang.
lagi kerja praktek
Ini foto di pertengahan kuliah. Sepertinya ini foto lagi nongkrongin senior lagi wisuda, jadi bolehlah bajunya gaya dikit. (debatable) :
bawahannya udah pasti jeans

Ini dandanan jaman SMA, ketika masih unyu-unyunya ya.. walaupun sekarang masih unyu juga #uhuk. Oiya, saya yang di depan pakai baju biru. Baju kaos favorit saya waktu itu.

ah, fotonya terlalu kecil

Kemudian dapat dipahami bahwa, dandanan saya dari waktu ke waktu TIDAK ADA BEDANYA. Begitu kan? Dari dulu selalu memakai model yang itu-itu saja. Walaupun ada perubahan jaman sekolah+kuliah saya cendrung berkerudung putih, ketika kerja saya cendrung berkerudung hitam.
Maklum tipikal setia, atau bisa dikatakan “susah move-on” (_ _”)

nb : susah sekali nyari-nyari fotonya, jadi harap maklum.

5 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *