Cobalah Berjalan-jalan di Jakarta

Kalau punya waktu gak sampai sehari trus males ke mall, apa yang bisa kamu lakukan di Jakarta?

Ini pernah saya alami ketika weekend kemaren-kemaren awalnya berencana jalan-jalan dari pagi tapi karena aura pagi yang gelendotable banget (((gelendotable))), saya baru keluar rumah jam 12 siang. Tapi tetep aja mau jalan-jalan ke udara luar walau udah sesiang itu. Apa yang saya lakukan?

Memandangi langit di Taman Situ Lembang.

Sudah sering diiming-imingi suami buat ngajak kencan ke taman lembang akhirnya terwujud juga. Untung cuaca lumayan cerah jadinya bisa menikmati taman ini dengan leluasa. Taman Lembang memang tidak terlalu besar, tapi punya danau kecil di tengahnya yang  membuat taman ini gak kalah menarik dari Taman Suropati di dekatnya. Walaupun gak ada wifi kenceng seperti yang ada di Taman Suropati dan luasannya relatif kecil, tapi mengunjungi taman dengan suasana baru bikin senang aja.

Banyak orang memancing di situ ini. Dengan semenanjung-semenanjung kecil yang dibikin setengah lingkaran (yang saya gak tau gunanya apa) dipakai para pemancing buat nongkrong menunggu hasil tangkapannya. Tau gitu bawa kail sendiri deh ya.

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Di beberapa sudut taman ada tempat bermain anak-anak seperti ayunan, jungkat-jungkit dan tempat manjat-manjat. Makanya memang tempat ini ramai dengan anak-anak sampai saya gak kebagian main ayunan #lah. Katanya sih harusnya ada air mancur di tengahnya, saya kurang beruntung ketika kesana air mancurnya gak nyala.

Secara umum tempat ini udah bersih seperti taman kota yang lainnya, cuma buat saya ini masih kurang rindang. Yah maklumlah kalau dibandingkan taman yang lain karena gak ada danau jadi pohonnya lebih banyak. Taman ini juga rumputnya dijaga dengan baik. Ada beberapa aturan yang dipajang di taman ini agar diperhatikan, termasuk tidak boleh menginjak rumput. Yowes, ditidurin aja lah kalau gitu. *ditoyor*

???????????????????????????????

 

 

Taman Situ Lembang dekat dengan tempat-tempat menarik lain. Selain Taman Suropati yang saya bilang tadi, juga ada Taman Menteng yang relatif dekat dan Mesjid Sunda Kelapa. Mau kuliner deket sini? kawasan Mesjid Sunda Kelapa aja.

Keliling-keliling dengan City Tour.

Dari dulu pengen naik Bus ini tapi terkendala dengan jadwal berhenti bus di halte nya. Memang katanya kalau di hari minggu bus ini tidak berhenti di semua halte jadi musti ngecek jadwal…enng tapi entah dimana ngecek jadwalnya :)) Biar aman coba follow akun twitternya deh –> https://twitter.com/CityTourJakarta

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Busnya cakep, bersih dan masih baru. Saya memilih duduk di atas. Yaiyalah, kalau di bawah mending naik TransJakarta aja :p Di tiap bus disediakan pemandu yang akan menerangkan banyak hal tentang Jakarta. Banyak fakta-fakta kecil yang kadang kita gak tau loh.

Cuma saya masih agak kurang puas dengan rute yang dilalui bus ini yang berawal dari halte Monas kemudian memasuki jalan Thamrin menuju Bunderan HI. Sampai Bunderan HI muter lagi menuju jalan Harmoni ke arah Pasar Baru, di Pasar baru muter lagi balik ke Monas.  Karena itu jalur saya lewat tiap  pulang kalau dari daerah Sudirman, jadi agak kurang puas rasanya.

Pengennya sih bisa dapat rute lebih panjang atau dibuat 2 macam Citytour dengan rute yang berbeda. Kawasan Kota Tua menurut saya lebih oke dijadikan ajang tontonan melalui Bus wara-wiri ini.

IMG_20140427_180817

Oke itu foto narsis. Lagian bisa kasih liat driver-nya, ibu-ibu loh. Pengen lawan adu panco deh. *ditoyor*

Nongkrong di Jalan Sabang

Inilah akhir perjalanan saya hari itu. Kalau cari makanan mengenyangkan, enak dan murah serta “merakyat”, cari aja ke jalan Sabang ini. Kalau cari tempat duduk-duduk lama sambil ngopi untuk menemani ngobrol, butuh koneksi internet atau menemani baca buku, di sini juga tempatnya. Kadang saya malah mendatangi 2 tempat di sini, pertama buat makan besar di tenda-tenda yang ada di sepanjang jalannya, kemudian pintong ke warung kopi yang biasanya menyediakan wifi gratis dan suasana cozy untuk menghabiskan hari yang tersisa.

Kalau warung-warung kopi yang hits ini biasanya udah buka dari siang, tapi kalau tenda-tenda makan itu baru buka selepas magrib. Namun jangan khawatir karena di jalan Sabang juga ada kawasan kuliner atau semacam pujasera yang beberapa warungnya sama dengan yang tersedia di tenda pinggir jalan itu. Juga ada di restoran di ruko-ruko yang lumayan enak, kalau pinter nyarinya :p

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Kebetulan saya mampir ke warung kopi Dre’ Kopitiam seperti yang saya tulis di sini –> http://icit.web.id/warung-kopi-baru-di-jalan-sabang/

Untuk yang nyari makanan enak, saya merekomendasikan Soto Ceker Pak Gendut, Soto Kudus Kembang Joyo dan Nasi Goreng Gila Pojokan Pertigaan Sarinah-Sabang. Katanya Sate Kambing yang ada Di seberang Nasi Goreng Gila itu juga enak banget, tapi saya selalu tidak ada kesempatan mencobanya. Kalau warung kopi yang saya rekomendasikan adalah warung kopi Sabang 16, Saudagar Kopi dan Kopitiam Oey yang sebenarnya juga menyediakan makanan utama yang enak.

Itu cerita jalan-jalan saya setengah hari tanpa masuk mall. Selalu menyenangkan melakukan hal-hal yang tidak biasa kita lakukan di hari lain. Refreshing dengan berjalan kaki yang banyak, menikmati hijaunya daun segar dan mencari suasana tenang di ujung hari.

Ayok jalan-jalan di Jakarta \o/

7 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *