Belajar Melepaskan…

Belajar melepaskan….

.

.

.

.

Halah kek apa banget lah judulnya.

Ceritanya, saya lagi membereskan rumah, isi lemari, buku-buku yang numpuk di tangga dan membereskan hati. Uwopoo. Sekalian mau packing buat keperluan jalan-jalan kemana-mana bulan ini dan pindahan. Yay! Sejalan dengan membereskan ini saya memang terpikir untuk memilah-milah baju mana yang benar-benar dipakai, mana yang jarang banget dipakai, mana yang pantes disimpan dan mana yang memang harus ikhlas dihibahkan.

Banyaaaaak sekali memang baju yang dengan berat hati untuk ikhlas dilepaskan, keberatan utamanya biasanya karena mikir “pasti nanti kepake lagi”, alasan orang yang gak punya cermin besar di rumah. Baju-baju 10-kilogram-yang-lalu itu banyak yang memang dieman-dieman belinya. Tapi karena berpikir orang lain pasti akan bisa memakai dengan lebih optimal, jadinya ikut tersaring dari lemari.

Baju yang juga tetap saya simpan adalah baju hamil. Pengen lah punya anak lagi nanti. Jadi juga termasuk menyimpan baju-baju anak yang masih layak banget dipakai. Hampir semua layak sih, karena kebanyakan bayi tumbuh kembangnya cepat, jadinya baju-baju dia bentaran doang dipakai, sehingga masih bagus.

Akhirnya tersaringlah beberapa bal (((bal))) baju ya rencananya mau disumbangkan kesana kemari.

Kalau buku? Belum lah, belum siap melepasnya. Jadi masih tersimpan rapi dalam box. Nanti kapan-kapan mungkin saya akan bikin bursa buku di blog ini. Siapa tau ada yang minat.

Mau lanjut beberes dulu ah…. Bye 👋

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *